Skip to main content

7 Tips Cerdas Belanja Online Agar Tidak Tertipu

Apakah belanja online itu aman?, Bagaimana sih cara belanja online yang aman?, lalu seperti apa cara belanja online yang baik dan benar biar tidak kena tipu?.

Seperti itulah pertannyaan-pertanyaan yang pastinya terpikirkan oleh kamu yang ingin membeli suatu barang lewat internet atau biasannya disebut dengan istilah belanja online (online shop).

Nah, bagi kamu yang bertanya-tanya apakah belanja online itu aman?, jawabannya adalah aman-aman saja.

Tips Cerdas Belanja Online Agar Tidak Tertipu


Perlu diketahui, selama ini saya sering melakukan belanja online dan untungnya saja sejauh ini produk yang saya beli sampai kerumah, kualitasnya bagus dan memuaskan, serta saya belum pernah tertipu sama sekail.

Untuk kamu yang ingin melakukan belanja online, silahkan saja kamu lakukan hal tersebut karena saya pastikan belanja online itu aman kok, asal kita harus menjadi pembeli yang cerdas.

Lalu, bagaimana caranya menjadi pembeli yang cerdas agar tidak kena tipu saat berbelanja online?.

Kurang lebih seperti ini cara saya menjadi pembeli cerdas :

1. Selalu berbelanja di penjual dan toko online terpercaya
Untuk mencegah penipuan, saya selalu berusaha untuk memastikan terlebih dahulu apakah penjual dan situs online shop dimana saya akan membeli itu terpercaya atau tidak.

Cara yang saya lakukan adalah dengan memeriksa identitas penjual dan toko online seperti alamatnya, kebijakan-kebijakan dari si penjual/toko online dan paling penting memastikan jika si penjual dan toko online itu memiliki feedback atau tanggapan baik/positif dari pembeli yang pernah membeli suatu produk dari penjual dan toko online tersebut.

Berikut ini beberapa diantaranya toko online terpercaya menurut saya, yaitu : Lazada.com, Blibli.com, Zalora,.co.id, Elevenia.co.id, Shopee.co.id, JD.ID, Mataharimall.com, Tokopedia.com, Bukalapak.com, dan masih banyak lagi.

2. Pahami kebijakan penjual/toko online terhadap data pribadi pelanggan
Saat berbelanja online pastinya saya disuruh pihan penjual/ online shop untuk memasukan data pribadi seperti nama, alamat, nomor telephon dan sebagainya.

Untuk mencegah data pribadi saya disalah gunakan, maka saya harus tau betul soal kebijakan penjual/toko online terhadap data pribadi pelanggannya.

Cara yang saya lakukan adalah dengan membaca bagian Term of Service atau Privacy Policy dari si penjual atau pihak online shop dengan teliti dan memastikan jika data pribadi saya akan aman di tangan mereka.

3. Cek produk dengan teliti
Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah produk. saya selalu teliti dalam membaca deskripsi produk yang ingin dibeli, saya pastikan lagi jika deskripsi produk itu sesuai dengan aslinya dan tidak ada hal jangal ataupun mencurigakan.

Saya juga mencocokan deskripsi produk tersebut apakah sama dengan deskripsi produk dengan jenis serupa tapi dari situs e-comerce lainnya.

Dan juga paling penting, saya tanyakan ke pihak penjual tentang kondisi produknya yang akan saya beli, apakah barang baru, second, original, atau KW.

4. Tidak mudah tergiur dengan harga murah
Sewaktu membeli di toko online, sebisa mungkin saya berusaha untuk tidak mudah tergiur dengan harga murah dari sebuah produk, saya pastikan dulu jika harga yang tertera di produk tersebut merupakan harga pasarannya/harga standar dengan cara melihat referensi dari situs online shop lainnya.

Apabila harganya lebih murah, kemungkinan nilainya tidak akan jauh berbeda, tapi jika harganya terpaut jauh satu sama lainnya maka itu patut dicurigai sebagai penipuan.

Nah, saat harga produk tersebut sudah terbukti wajar/normal, baru saya putuskan untuk membeli produknya.

5. Pilih metode pembayaran paling aman
Menurut pengalaman, saya selalu memilih metode pembayaran COD (Cash On Delivery) artinya bayar ditempat, metode pembayaran ini cukup aman karena kita membayar saat produk sudah ditangan.

Lalu disaat metode pembayaran COD tidak tersedia, maka pilihan keduannya adalah pembayaran lewat kartu kredit, alasan saya mengunakan transaksi kartu kredit adalah disaat barang yang  diterima mengalami kerusakan atau cacat dan pihak penjual tidak mau mengganti atau mengambil kembali produknya maka saya bisa menghubungi pihak penerbit kartu kredit untuk minta bantuan dalam mengurusnya.

Jika kedua metode pembayaran diatas tidak tersedia maka pilihan terakhir dengan membayar lewat transfer tunai.

6. Simpan bukti transaksi
Selama saya melakukan transaksi belanja online, sebisa mungkin saya abadikan setiap proses transaksi seperti di screenshot deskripsi produk, kontak penjual, simpan struk pembayaran dan lainnya.

Langkah ini wajib saya lakukan dengan tujuan untuk berjaga-jaga seaindainnya proses belanja online saya tidak berjalan mulus  dan ada kemungkinan saya ditipu, maka saya bisa melaporkan ke pihak yang berwajib dengan membawa barang bukti tersebut.

7. Pantau terus proses Pengiriman
Beberapa online shop menyediakan fitur di situs mereka yang fungsinya adalah untuk memantau proses pengiriman barang.

Nah disini saya sebagai costumer harus aktif dalam memantau produk yang saya pesan, apakah masih dalam proses packing atau sudah ditangan kurir ekspedisi dan barang sedang dikirim.

Hal penting lainnya, saya pastikan jika jangka waktu pengiriman tidak melebihi waktu yang sudah ditentukan oleh penjual atau online shop.

Itulah tips cerdas yang saya lakukan dalam berbelanja online dengan tujuan agar tidak kena tipu. Semoga tulisan saya ini bisa membantu kamu dalam bertransaksi lewat online dan terhindar dari yang namanya penipuan. terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca blog saya ini dan selamat berbelanja online.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar
Tutup Komentar
katabijak mastole